Gerakan Arsenal Di Bursa Transfer Pemain Musim Panas

June 18, 2013 Berita Bola

Berita Piala DuniaDalam konteks menyelesaikan musim diatas rival beratnya (Tottenham Hotspurs), pemandangan saat Arsenal menyelesaikan musim dengan nomer 4 di peringkat klasemen – slot terakhir Liga Champions – yang dirayakan laiknya menjuarai liga masih dapat dimaafkan. Tapi disaat bersamaan juga terjadi perayaan atas pensiunnya Fergie – peraih 13 gelar liga Inggris bersama Manchester United – dan melihat hal itu, Arsenal harusnya sedikit kecewa. Bagaimana tidak? Fergie adalah manajer Manchester United tersukses sepanjang sejarah dan Arsenal dimasa lampau adalah penantang mereka. Lihat kondisi keduanya sekarang, Fergie tetap nyaman diatas kesuksesan sedangkan Arsenal harus puasa gelar selama 8 tahun.

Setiap orang boleh mempunyai pendapat masing-masing tentang apa yang salah dalam Arsenal, baik itu fans ataupun mereka yang netral. Saya bukan Arsenal fan, tapi saya dapat memberikan dua atau tiga saran (pendapat pribadi) yang dapat membuat Arsenal kembali menjadi tim yang kuat.

Sungguh tak enak menjadi Wenger yang terus menerus dikritik oleh semua orang. Tapi tindakan Wenger juga demi kebaikan klub, karena tindakan Wenger membawa keseimbangan bagi neraca keuangan klub selama lebih dari sepuluh tahun. Peringkat keempat klasemen diakhir musim mungkin tak bisa menutup mulut Piers Morgan dan brigade Wenger Out dari Arsenal, tapi ‘prestasi’ itu dapat mulut mereka untuk bungkam barang seminggu (Siapa sih yang tak senang timnya lolos ke Liga Champions?). apalagi bagi fans yang masih memiliki sedikit keyakinan pada Wengenr, mereka pasti bahagia melihat timnya finish di posisi ke empat klasemen.

Saya telah pusing (bahkan sedikit muak) mendengar fans Arsenal selalu membicarakan kemenangan mereka di Muenchen dan sangat mereka besar-besarkan musim ini. Saya merasa heran, yah, heran .. karena kemenangan seperti itu bukan hal yang penting, saya biasa melihat Arsenal menang lebih dari dua gol dimasa lalu (remember what happened in Milan). Kita melihat kejadian yang hampir sama setahun sebelumnya saat AC Milan melawan Arsenal. Kemenangan di Allianz Arena berarti banyak karena satu hal, Arsenal tak pernah kalah sejak saat itu, sampai akhir musim. Berkat raihan Arsenal yang tak terkalahkan itu, mereka sukses menyalip Spurs. Berita Piala Dunia

Kendati demikian,menurut saya pribadi, keberhasilan Arsenal untuk tak terkalahkan hingga akhir musim pasca kemenangan melawan Bayern di Allianz Arena tak istimewa-istimewa amat. Lawan-lawan yang dihadapi Arsenal pasca pertandingan itu adalah Queens Park Rangers, Norwich City, Reading, Swansea, Sunderland, Newcastle, dan West Bromwich Albion. Satu-satunya lawan berat hanyalah Manchester United yang tak bermain dengan sepenuh hati setelah meraih gelar juara Liga Premier Inggris ke dua puluh mereka. Manchester United hanya ingin menerima Guard of Honour dari Arsenal di Emirates Stadium, that’s it. Toh, hasil melawan klub-klub yang saya sebutkan tadi sangat berdampak besar bagi kelangsungan (financial) Arsenal musim depan, bermain di Liga Champions. Streak hasil yang demikian juga sangat mustahil terjadi saat musim baru berjalan bagi Arsenal.

Setelah pertandingan terakhir Liga Premier usai, tentu saja perhatian dan fokus Arsenal akan beralih di busra transfer musim panas. Dalam hal ini, Arsenal terkenal sebagai klub yang takkan membeli pemain diatas 20 juta pounds. Masalahnya adalah prestasi buruk berupa nir gelar dalam delapan tahun terakhir adalah akibat dari kebijakan transfer itu. Bukan karena mereka tak membeli pemain diatas 20 juta pounds, tapi kegagalan mereka untuk mendatangkan pemain dengan harga 15 juta pounds yang benar-benar layak dihargai sebesar itu. Lihatlah rekor pembelian Arsenal, Jose Antonio Reyes dan Andrey Arshavin, mereka adalah dua pembelian terbesar dan termasuk dalam pembelian gagal Arsenal.

Ironi karena keberhasilana Wenger dimasa lalu, menciptakan the Invincibles adalah karena kejelian sang professor untuk membawa pemain murah dan berkualitas macam Thierry Henry, Patrick Vieira, Martin Keown dan lainnya. Bila jaringan scout Arsenal tak bisa bekerja seperti dahulu kala, Arsenal akan kesulitan untuk mendapatkan pemain yang benar-benar layak, yang berujung pada makin lamanya akhir puasa gelar mereka. Berita Piala Dunia