Spurs dan Bale

June 25, 2013 Berita Bola

Bale - bursatransferpemain.com

Bursa Transfer Pemain – Dua kata ini, “Spurs” dan “Bale” adalah isu terhangat sejak tiga bulan sebelum kompetisi berakhir. Hangat dan lekatnya kedua kata tersebut bermula dari penampilan Bale yang sensasional kala mempermalukan Maicon dan baris pertahanan Inter di tahun 2010. Tapi belum seberapa bila dibandingkan dengan pemberitaan beberapa bulan terakhir, yah, bukan hal aneh karena Bale sudah belajar dengan sedemikian rupa hingga menyerupai Ronaldo versi KW.

Penampilan Spurs musim lalu seperti bergantung pada penampilan seorang pria 23 tahun bernama Gareth Bale. Namun benarkah hubungan cinta itu berjalan harmonis atau Spurs hanya memiliki arti yang tak seberapa di mata Bale?

Sejak penampilan memukau di Giuseppe Meazza, nama Bale selalu menjadi keyword yang paling dicari oleh direktur sepakbola klub-klub besar Eropa. Entah sekadar pengalih perhatian, sebagai bahan pengalihan dari buruan yang sebenarnya, atau bahan kampanye pencalonan Presiden Klub. Tak ada yang tahu sampai kapan nama Bale akan selalu menjadi komoditi terpanas di bursa transfer.

Pemain bernama lengkap Gareth Frank Bale yang lahir di Cardiff, Wales – yah, dia orang Wales dan idolanya adalah Ryan Giggs tapi tak pernah bermain dalam balutan jersey Manchester United – sejak kecil menghabiskan masa pembelajaran sepakbola di Inggris. Usianya yang baru 23 tahun tak menyurutkan niatnya untuk menggapai prestasi. Setelah berhasil membodohi sang jawara Eropa dalam dua kali pertemuan, dia terus berkembang dang perlahan-lahan menjadi pemain yang matang. Musim lalu adalah musim terbaiknya sebagai seorang pesepakbola. Secara individual, musim lalu dia berhasil menggapai puncak dengan meraih PFA Player of the Year Award – gelar yang sistem pemilihannya diprotes karena berlangsung di bulan Februari – berikut gelar PFA Young Player of the Year Award. Prestasi demikian sudah lama tak ditorehkan di Liga Premier Inggris, Cristiano Ronaldo adalah pemain terakhir yang mendapatkan dua gelar double ini.

Bale yang mencicipi dunia sepakbola professional saat belum mendapatkan KTP, yah, dia baru berusia 16 tahun saat bermain dalam balutan jersey the saints, Southampton. Pencapaian yang istimewa karena Bale adalah pemain termuda kala itu – yang paling muda pertama adalah Theo Walcott- Bale termasuk dalam kategori istimewa karena cukup semusim bermain di akademi dia sudah dipromosikan di tim senior.

Selama bermain di tim senior, Manchester United sudah memburunya, bahkan Sir Alex Ferguson sudah menelopin bos Southampton, tapi tawaran Ferguson tak pernah digubris oleh the saints. Spurs yang akhirnya berhasil meminang pemain ini. Bursa Transfer Pemain

Awal karir di London tak berjalan dengan baik, posisi sebagai bek kiri, dia tak tampil disiplin dalam mengawal pertahanan, Bale dicela. Kebesarannya datang saat Harry Redknap memajukan posisinya sebagai winger kiri karena tim sedang kekurangan stok. Di posisi itu Bale membully juara Eropa Inter Milan dan nyaris membuat Spurs lolos ke Liga Champions musim selanjutnya.

Setelah Redknap pergi, Bale tetap menjadi pemain yang terus berkembang. Bahkan 23 gol yang dicetaknya musim ini dengan tendangan bebas yang keras menunjukkan kedewasaannya. Posisinya digeser oleh AVB menjadi ke tengah, gerakannya makin sulit diprediksi dan lawan makin ketakutan.

Karena penampilannya yang memukau, membuat Real Madrid berhasrat mempersatukan dia dengan Ronaldo. Mari kita bayangkan bila sebuah tim memiliki Ronaldo dan Bale disisinya, dan ada Ozil di tengah, serta Xabi Alonso yang bersedia menyuplai bola tanpa henti, sedang didepan bisa memakai nama Benzema atau Suarez. Takutkah lawan? setidaknya bek lawan akan bergetar.

Bale perlu menaikkan levelnya ke tempat yang lebih tinggi. Sayang sekali bila dia harus menampik tawaran bermain di liga champions dan mencicipi liga lain hanya karena Tottenham Hotspurs. Bale harus memikirkan karirnya karena Spurs bisa mendatangkan pemain lain, sedangkan dia tak bisa setiap saat menanti tawaran datang dari klub besar. Bursa Transfer Pemain